Sabtu, 11 Juni 2011
Dua Syarat Diterimanya Ibadah.
Ibadah merupakan sebuah kata yang amat sering terdengar di kalangan kaum muslimin, bahkan mungkin bisa kita pastikan tidaklah seorang muslim kecuali pernah mendengarnya. Lebih jauh lagi, ibadah merupakan tujuan diciptakannya seluruh jin dan seluruh manusia, sebagaimana firman Allah ‘azza wa jalla (yang artinya),
“Dan tidaklah Aku ciptakan seluruh jin dan seluruh manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu“.(QS : Adz Dzariyat [51] :56).
Namun telah tahukah kita bahwa ibadah memiliki syarat agar ibadah tersebut diterima di sisi Allah sebagai amal sholeh dan bukan amal yang salah? Dua syarat dalam ibadah itu adalah
berniat ikhlas kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan ittiba’ (mencontoh) Nabi shollallahu ‘alaihi was sallam. Untuk itulah mari sejenak kita luangkan beberapa gilintir waktu kita untuk mempelajarinya lewat tulisan singkat ini.
Dalil Dua Syarat Diterimanya Ibadah
Jumat, 10 Juni 2011
Tanya Jawab Penting dalam Kehidupan Seorang Muslim. Part 1
- Dari manakah seorang muslim mengambil aqidahnya? Seorang muslim mengambil aqidahnya dari kitabullah dan sunnah Nabi yang shahih yang beliau tidak berbicara menurut kemauan hawa nafsunya " Ucapannya itu tiada lain hanyalah yang diwahyukan (kepadanya) " (An-Najm: 3)
- Ada berapa tingkatan agama islam? Tingkatan agama islam ada tiga; yaitu: Islam, Iman, Ihsan
- Apakah arti islam, dan berapa rukunnya?Islam artinya berserah diri kepada Allah dengan tauhid, tunduk kepada-Nya dengan ketaatan, dan berlepas diri dari syirik dan pelakunya. Rukunnya ada lima, Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkannya dalam sabda beliau : "Islam itu didirikan atas lima perkara, bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang haq kecuali Allah, dam Muhammad adalah utusan Allah, melaksanakan sholat, membayar zakat, melaksanakan haji, dan puasa bulan ramadhan". (muttafaqun 'alaihi)
- Apakah arti iman itu dan berapakah rukunnya? Iman artinya meyakini dengan hati, mengucapkan dengan lisan, mengamalkan dengan anggota tubuh, bertambah dengan ketaan dan berkurang dengan kemaksiatan. Allah berfirman: "...supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada)" (Al-Fath: 4) Rasululloh shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Iman itu ada tuju puluhan cabang. Cabang yang tertinggi adalah ucapan " Laa ilaaha illallah" (tidak ada tuhan yang haq selain allah) dan paling rendah adalah menjauhkan gangguan dari jalan. Rasa malu adalah salah satu cabang dari keimanan.(H.R Muslim)Hal ini diperkuat oleh apa yang dirasakan oleh seorang muslim pada dirinya berupa sikap semangat dalam ketaatan tatkala berada dalam musim-musim kebaikan, dan rasa malas pada musim-musim tersebut ketika melakukan kemaksiatan.Allah berfirman : "Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk". (Hud:114) Ada pun rukunya ada enam. Rasulullah bersabda: "Kamu bersabda kepada Allah, kepada malaikat-Nya, kepada kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari kiamat, kepada takdir, baik atau buruknya". (Muttafaqun 'alaihi). dan tunggu lanjutan nya.......
Rabu, 08 Juni 2011
Agar Kamu Tidak Menyesal.
Rasululloh SAW bersabda : "Tidak ada sesuatu hal yang paling disesali oleh para penghuni surga, kecuali atas satu saat yang pernah mereka lewati di dunia yang tidak mereka gunakan untuk mengingat Allah di dalam nya." (HR. Thabrani)
Pernahkah kalian menyesal? Apa sebabnya? biasanya orang menyesal itu karena merasa ada sesuatu yang terlewat, padahal itu sempat dan dapat melakukannya. Nah bila kesempatan itu telah lewat, kesempitan telah dekat. barulah kita merasa kehilangan. iya kan?
Senin, 06 Juni 2011
Pintu Taubat
Semua manusia tidak ada yang sempurna, semua pasti pernah berbuat kesalahan atau berbuat dosa. kesalahan yang disengaja maupun tidak sengaja.Bahkan Nabi Muhammad telah membenarkan hal ini dalam sebuah sabdanya yang berbunyi: "Setiap anak Adam pernah berbuat kesalahan/dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat (dari kesalahan tersebut)." Lalu apa arti taubat itu.
Langganan:
Postingan (Atom)


